Author: admin

Publikasi Jurnal Ilmiah Internasional tak Harus Scopus

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyatakan publikasi jurnal ilmiah internasional tidak harus terindeks Scopus. Publikasi bisa juga dilakukan pada jurnal internasional terindeks lainnya. “Tidak harus Scopus, tetapi bisa juga JJ Thomson kemudian...

Panduan Menulis Jurnal Ilmiah

Terdapat banyak panduan yang bisa membantu Anda dalam menulis sebuah jurnal ilmiah. Panduan yang satu ini, mungkin bisa dijadikan referensi. Format umum untuk jurnal ilmiah biasanya terdiri dari: 1. Judul; 2. Abstrak; 3. Pendahuluan;...

Layanan e-Resources PNRI

Perpustakaan Nasional RI telah melanggan berbagai bahan perpustakaan digital online (e-Resources) seperti jurnal, ebook, dan karya-karya referensi online lainnya, seperti: Alexander Street Press Alexander Street Video Balai Pustaka Brill Online Cambridge University Press Cengage Learning...

Miskonsepsi tentang Indeks Scopus

Oleh: Arnold Japutra Ketika membaca sebuah artikel di kolom opini yang berjudul “Hantu Scopus” (Kompas, 21/2) dan sebuah artikel di tempo.co yang berjudul “Para Dosen Malas, Kemenristekdikti: Penelitian Kita Minim se-ASEAN”, saya tergelitik untuk menulis...

Daftar Jurnal Terindeks Scopus Per Juni 2017

Scopus kembali mengeluarkan rilis jurnal terindeks Scopus perJuni 2017. Dari 36.377 Jurnal yang diindeks oleh Scopus, ada 22.795 jurnal yang masih dinyatakan aktif dan sisanya dinyatakan tidak aktif. Daftar jurnal terindeks Scopus per Juni...

Tautan: Akses Terbuka Paper dan Buku Teks

Tautan bagi yang membutuhkan akses terbuka (open access) dalam mengakses paper atau buku teks. Untuk research paper, silahkan cari di laman berikut: 1. http://sci-hub.org 2. http://sci-hub.cc 3. http://sci-hub.bz 4. http://search.crossref.org 5. http://gen.lib.rus.ec/scimag/ 6. http://airccj.org/csecfp/library/index.php Untuk buku teks (text book), dapat...

Tindak Lanjut Karya Ilmiah: Target dan Hambatan

Menristekdikti telah mengimbau kepada seluruh elemen pendidikan tinggi agar lebih banyak membuat karya ilmiah dan pengabdian masyarakat. Imbauan ini bertujuan meningkatkan tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan oleh berbagai kalangan, seperti dosen, mahasiswa, maupun...

Tren: Open Access Journal

Oleh: Hendra Hermawan, Ph.D. Editorial Board Member di Scientific Reports (Nature) dan Journal of Orthopaedic Translation (Elsevier) Kembali kepada tujuan ilmu pengetahuan yang harus disebarkan, tenyata kebanyakan paper dan jurnal hanya bisa diakses dengan cara membeli satuan atau berlangganan...

Cerita Jurnal Abal-abal

Oleh: Dr. Bambang Sumintono Dosen Institute of Educational Leadership, Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Menarik biasanya kalau menceritakan dunia jurnal abal-abal alias jurnal bodong. Walaupun sudah banyak info beredar dan peringatan diberitahu bahkan ‘ancaman’...

Menimbang Mutu Jurnal dan Paper

Oleh: Hendra Hermawan, Ph.D. Editorial Board Member di Scientific Reports (Nature) dan Journal of Orthopaedic Translation (Elsevier) Jurnal yang bagus bisa terindikasi dari: tingginya impact factor (IF) dan peringkatnya (Quartile, Q1-Q4), atau indeksasi database-nya (Scopus, Web of Science, dll). Lalu dapat...

Publikasi dan Prosesnya

Oleh: Hendra Hermawan, Ph.D. Editorial Board Member di Scientific Reports (Nature) dan Journal of Orthopaedic Translation (Elsevier) Mengapa harus publikasi? Karena hasil riset adalah ilmu pengetahuan dan kebaikan yang harus disebarluaskan. Publikasi (internasional) juga menjadi cara para akademisi...

Dunia Publikasi Ilmiah Tidak Sehitam-putih SCOPUS dan Daftar Beall

Oleh: Anindito Aditomo Dosen Universitas Surabaya Cara mengenali jurnal predator alias abal-abal paling gampang tentu dengan menengok daftar hitam yang ada di blog Scholarly Open Access milik Dr. Jeffrey Beall (https://scholarlyoa.com). Blog ini tersebut memuat...

Antara SCOPUS, Jurnal Bodong, dan Pengembangan Ilmu

Oleh: Anindito Aditomo, M.Phil., Ph.D. Dosen Universitas Surabaya Urusan memilih jurnal yang cocok sebagai wahana publikasi ini ternyata tidak sederhana. Yang membuatnya pelik bukan hanya pilihan yang semakin banyak, tapi juga adanya jurnal-jurnal “predator” yang semakin...

Mengenal Peran User pada Online Journal System (OJS)

Dalam Open Journal System (OJS), setiap user dibagi pada berbagai akun untuk menjalankan fungsi sesuai peran masing-masing. Setidaknya ada sebelas (11) peran user dalam OJS, yaitu:  Site Administrator, Site Administrator bertanggungjawab terhadap seluruh instalasi OJS,...